Kraton Yogyakarta Semakin Solid Pada Penetapan

Kesolidan kraton Yogyakarta ditunjukkan dengan mundurnya GBPH Prabukusuma dari jabatan ketua DPD Partai Demokrat DIY dan sekaligus keluar dari keanggotaan partai tersebut. Dan ini ditegaskan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, "Keraton itu satu suara. Kita kompak" Terbukti bahwa dalam menyikapi keistimewaan DIY warisan Kanjeng Sultan HB IX, para putera Sultan HB IX itu tidak ada perbedaan. Partai boleh saja berbeda tetapi integritas tetap tidak luntur. Mereka tetap konsisten dalam mempertahankan keistimewaan DIY.


Datanglah ke Yogyakarta, anda akan diajak oleh anak seumuran Taman Kanak-kanak ke Taman Pintar, disitu terpampang prasasti "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati para pemimpin dan pahlawannya". Apakah rumongso anda Sultan HB IX itu bukan pemimpin yang berkharisma? bukan pahlawan meski sudah terbukti melawan Belanda saat agresi ke II? Lha kog keistimewaan Yogyakarta hendak dianulir....edan po?

Jelas bahwa mundurnya GPBH Prabukusumo mendapat respon positip dari sebagian besar elemen masyarakat Yogyakarta. Masyarakat bahkan meminta mundurnya Mas Prabu itu diikuti oleh Roy Suryo dan Agus Sebastian yang menjadi anggota DPR RI, wakil rakyat dari daerah pemilihan Yogyakarta. Alasannya jelas, yaitu bahwa mereka berdua tidak pernah memberikan kontribusi terhadap masyarakat Yogyakarta.

Komentar

Artikel Populer

Karet Gelang Panci Fissler Rusak

Cooking Class Hakasima di Rm Cobra Yogya (Product)

Panci Presto Fissler Berganti Menjadi Sizzling