Tour De Bromo With Petr Novak

Berangkat dari Hotel Melia Purosani menuju ke Stasiun Kereta Api Yogyakarta. Disini kita melakukan ritual menghisap rokok ala "pipa perdamaian" suku Apache - Sioux, hanya sayangnya Pak Marsito tidak pakai topi laken, jaket berjuntai-juntai mirip Winetau..he..he..


Berangkat dari Yogyakarta jam 08.00 WIB  naik Kereta Api Sancaka jurusan Yogya - Surabaya dan rencana turun di Jombang. Ini taripnya Rp 90.000 per orang. Kemudian menuju Hotel Bromo Cottages untuk check in di sana. 



Malemnya kita makan malam bersama dan cepat-cepat istrirahat karena pagi hari kita harus berangkat melihat matahari terbit di Bromo. Dan benar, jam 03.45 WIB kita harus berangkat dari hotel menuju Puncak Penanjakan (2770 m diatas permukaan laut) untuk menunggu dan melihat matahari terbit. Ternyata sudah banyak pengunjung disitu.
Puncak Penanjakan, lihat sunrise



Sehabis melihat matahari terbit kita turun kebawah melalui jalan yang terjal dan berhenti dahulu ditempat yang indah sekali panoramanya.

Sampai di "lautan pasir" kita berhenti lagi untuk melakukan ritual "pipa perdamaian", rupanya dari tadi hati mereka enggak damai..wekeke... Begitu hati kita menjadi lapang dengan hisapan rokok, terlihat jeep Bromo Offroader lewat mengangkut penumpang layaknya "tour Paris - Dakar". Karena tanjakannya tinggi maka angkutan disini menggunakan jeep offroader pulang pergi dengan tarip Rp 300.000 /mobil dan ini bisa dimuati secara nyaman 5 orang atau 10 orang sebagai klas ekonomi, alias untel-untelan.




Sampai di terminal jeep atau sebut saja parkiran jeep, kita ganti kendaraan yaitu naik kuda. Kuda disewakan untuk pulang pergi Rp 100.000 /orang.Tanah berpasir disini banyak debu kalau terkena angin. Oleh karena itu idealnya 1 - 2 hari sebelumnya turun hujan, barulah kita datang.



Perjalanan terakhir harus mengandalkan kekuatan diri sendiri karena sekarang kita harus naik tangga sebanyak 250 buah. Turis manapun dijamin akan menggeh-menggeh.



Namun usaha itu akan dibayar lunas karena sampai di atas pemandangannya sangat bagus, baik ke arah kawah maupun ke arah lautan pasir yang didominasi oleh kuil Hindhu, semuanya indah sekali. 

Kuil Hindhu
Kawah Bromo semakin aktif
 Saat ini Bromo juga berstatus waspada sebagai imbangannya mengikuti trend gunung Merapi, tetapi masih aman untuk turis.

Selama di puncak ini kita bisa melempar sesajen dalam bentuk bunga yang konon ceritanya untuk menenangkan gunung Bromo. Rupanya Pak Marsito mulai mengajari tamunya menjadi juru kunci Bromo untuk menyaingi Mbah Maridjan nih....Jangan lupa,khusus untuk turis dianjurkan memohon sesuatu tetapi cukup dibathin saja tidak usah diucapkan.



Setelah turun tangga, kita kembali ke parkiran jeep dengan naik kuda lagi. Pada saat naik kuda ternyata injakan kaki pelana kuda yang dinaikki Ibu Pani Radoslava lepas dan suaminya meminta berhenti untuk diperbaiki dahulu. Ah, begitu sayang dan perhatiannya sang suami ini...hik..hik...Dengan malu-malu dia menjawab, enggak, saya hanya takut kalau istriku jatuh...apa bedanya Mister?



Okelah kalau begitu, kita lanjutkan naik jeep lagi untuk kembali ke Hotel ambil breakfast.


Tujuan kita selanjutnya adalah taman safari di dekat Prigen, Mojokerto. Taman ini seluas 350 Ha yang terisi 275 jenis hewan dengan jumlah sekitar 2000 ekor. Ada Lama (sejenis rusa) dari Amerika Selatan yang suka makan wortel, ada Harimau jantan yang suka nongkrong di atas panggungnya sementara para selirnya ada dibawah, ada singa muda jantan yang menghadang pengunjung dipinggir jalan selayaknya para preman wekeke...

Rusa ditengah hutan Pinus
Gajah sedang mondar-madir
Lama dari Amerika Selatan minta wortel
 Inilah video lengkapnya  di taman safari :



Nah sampai di sini saatnya kita berpisah dengan tamu kita. Mereka akan kita lepas menuju Denpasar Bali. Mereka sangat berkesan dengan pelayanan yang diberikan oleh guide dari Dipo-wisata yang sangat mendetail. See you again for next trip....






 


Komentar

Artikel Populer

Karet Gelang Panci Fissler Rusak

Cooking Class Hakasima di Rm Cobra Yogya (Product)

Panci Presto Fissler Berganti Menjadi Sizzling